BREAKING NEWS
Tampilkan postingan dengan label Aang Sanjaya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Aang Sanjaya. Tampilkan semua postingan

Kamis, 13 November 2014

Emas Masih Menjadi Satu-Satunya Objek Investasi Yang Paling Menguntungkan

Investasi merupakan salah suatu bentuk cara terbaik seseorang yang ingin mengantisipasi kebutuhannya di masa yang akan datang. Setiap orang pasti menginginkan kebutuhan di masa depannya terpenuhi. Namun keadaan ekonomi yang berbeda-beda membuat laju pertumbuhan investasi ini terhambat. Banyak orang yang memiliki paradigma bahwa investasi hanya diperuntukkan bagi orang-orang kaya saja, padahal siapa pun bisa berinvestasi sesuai dengan kemampuannya masing-masing.
Kata investasi bukanlah hal yang asing di telinga kita, banyak orang menyamaartikan antara investasi dengan tabungan. Definisi investasi menurut Downes dan Goodman adalah investasi keuangan di mana seorang investor menanamkan uangnya dalam bentuk usaha pada waktu tertentu dari setiap orang yang ingin memperoleh laba dari keberhasilan pekerjaannya, sedangkan tabungan adalah bagian dari pendapatan yang tidak dikonsumsikan.
Dari definisi di atas, terdapat perbedaan di mana investasi merupakan suatu bentuk penghasilan yang dikembangkan ke dalam suatu usaha tertentu dan berharap mendapatkan suatu manfaat di masa depan, sedangkan tabungan hanya merupakan bagian pendapatan yang tidak dikonsumsi dan tidak dikembangkan lagi. Ada banyak jenis investasi yang tersedia, mulai dari investasi berupa uang, saham, properti, hingga emas yang kini mulai banyak digemari oleh para investor.
Saat ini, pentingnya berinvestasi sudah mulai banyak disadari oleh masyarakat, baik itu masyarakat kelas menengah ke atas maupun masyarakat kelas menengah ke bawah. karena pada dasarnya investasi tidak hanya diperuntukkan bagi orang-orang kaya saja. Banyak orang cenderung ingin berinvestasi dari pada menabung, hal ini disebabkan oleh tingkat inflasi dan suku bunga yang berfluaktif, sehingga membuat masyarakat memutuskan untuk mengambil pilihan yang lebih menguntungkan. Permasalahan yang sering dihadapi oleh masyarakat menengah kebawah terutama yang ingin menginvestasikan kelebihan hartanya adalah kesulitan untuk menentukan barang apa yang akan dijadikan sebagai objek investasi. Maka dari itu harus ada barang atau komoditas yang menjanjikan keuntungan yang lebih apabila dijadikan sebagai objek investasi.
Kemajuan ekonomi yang tak terbendung membuat para investor bisa bergerak bebas untuk memilih sektor dan komoditas barang yang akan dijadikan sebagai objek investasi. Namun jika kita melihat pada kenyataannya, banyak orang yang berinvestasi hanya terbatas pada investasi modal berupa saham yang ada pada suatu perusahaan atau lembaga bisnis saja, padahal ladang investasi yang tersedia sangat banyak. Sehingga pola pikir masyarakat terhadap investasi hanya terbatas pada sekadar modal yang besar.
Untuk merubah paradigma tersebut, kini telah banyak berkembang investasi berupa emas. Emas merupakan logam mulia yang paling banyak dikonsumsi oleh masyarakat, karena itu emas sering dijadikan sebagai perhiasan sekaligus alat penyimpan kekayaan. Adapun kelebihan emas dibandingkan dengan komoditas yang lain diantaranya adalah bersifat liquid, merupakan alat lindung kekayaan terbaik, tidak dikenakan pajak pertambahan nilai, dan memiliki nilai jual yang tinggi.
Selain memiliki kelebihan di atas, emas juga masih memiliki kelebihan-kelebihan yang tidak dimiliki oleh komoditas lain. kelebihan itu diantaranya adalah emas merupakan komoditas yang unik dan langka, emas merupakan logam mulia yang suplainya terbatas dan konsisten dan emas merupakan komoditas yang tahan terhadap inflasi serta kebal terhadap intervensi politik.
Emas adalah satu satu komoditas yang bisa ditimbun atau disimpan, sedangkan komoditas lain biasanya diproses untuk dikonsumsi kembali. Walaupun emas dijadikan perhiasan, pada akhirnya emas akan disimpan di laci rumah. Emas juga termasuk komoditas langka karena persediaannya di bumi sangat terbatas. Seluruh emas di dunia jika dikumpulkan di satu tempat hanya setara dengan tiga kali ukuran kolam renang Olimpic. Walaupun ada tambang emas yang menjadi penyuplai, namun jumlahnya tidak banyak yaitu hanya sekitar 1,7% per tahun. Artinya 1 gram emas sekarang tidak jauh berbeda dengan 1 gram emas pada zaman Romawi. Dengan kata lain, emas yang disimpan di rumah/bank sama saja seperti tambang emas di mata orang lain.
Emas semakin bernilai karena saat ini hampir seluruh negara di dunia mengalami inflasi mata uang, termasuk rupiah. Sebagai mata uang alternatif, emas punya keunggulan dibandingkan dengan uang kertas karena tidak bisa dimanipulasi kebijakan pemerintah. Emas menjadi sangat menarik karena adanya krisis utang sejumlah negara di dunia (termasuk negara adidaya AS) yang luar biasa besar yang pada akhirnya menjatuhkan nilai tukar mata uang negara tersebut. Berbeda dengan uang kertas, emas lebih kebal terhadap intervensi politik. Emas juga tahan terhadap gejolak inflasi sehingga logam mulia ini lebih menarik untuk dijadikan alat investasi dan pelindung nilai aset/harta.


Penulis: Aang Sanjaya, Mahasiswa Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran
---------------------------

Selasa, 21 Oktober 2014

Ketika BBM Menjadi Raja, Adakah Alternatif

Aang Sanjaya - PPSDMS Bandung
BBM merupakan sebuah alat penentu kehidupan bagi masyarakat di saat semua energi alternatif belum bisa menjadi sebuah penopang bagi kerberjalanan kehidupan pada saat ini. Saat ini kita mengetahui bahwa BBM merupakan sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui. Namun pada kenyataannya, kemajuan teknologi yang sangat pesat menyebabkan konsumsi BBM justru meningkat tanpa disertai energi alternatif terbaharui. Wajar bila harga BBM saat ini sangat melambung tinggi. Sementara cadangan minyak dunia yang terus berkurang.
Bercermin dari perkataan seorang pakar Ekonomi Politik yang sangat terkenal pada akhir abad ke-18 dan awal abad ke-19, Thomas Robert Malthus, mengungkapkan perbandingan antara pertumbuhan penduduk dengan pertumbuhan sumber daya. Menurutnya pertumbuhan penduduk akan lebih besar dibanding dengan pertumbuhan sumber daya yang ada. Dalam hal ini energi, hasilnya semua orang berebut membutuhkan BBM yang terbatas untuk keberlangsungan hidupnya. Namun tanpa disadari energi yang kita butuhkan itu akan habis dengan sendirinya jika kita tidak pernah memikirkan bagaimana solusi yang akan di pakai untuk menghadapi hal tersebut. Maka dari itu, betapa pentingnya sebuah alternatif yang bisa menggantikan energi yang kita butuhkan khususnya BBM.
Menurut data yang dikeluarkan oleh Direktorat Jendral Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Indonesia hanya memiliki cadangan minyak sekitar 3,692 miliar barel yang diperkirakan akan habis dalam waktu 10-12 tahun lagi. Sementara konsumsi minyak Indonesia diperkirakan pada tahun 2022 akan mencapai 8,3 juta barel per hari. Artinya, cadangan minyak yang kita miliki pada saat ini tidak akan mencukupi semua kebutuhan konsumsi Indonesia dalam jangka waktu yang lama. Maka dari itu, sangat penting bagi kita untuk segera menemukan energi pengganti minyak bumi.
Ada beberapa jenis bahan bakar alternatif yang sebenarnya bisa kita kembangkan, namun sayangnya banyak orang yang tidak menyadari bahwa banyak potensi-potensi tersebut tidak diketahui, misalnya gas alam dan hidrogen. Gas alam merupakan bahan bakar yang bersih dan juga tersedia dalam jumlah yang besar, gas alam dikenal memiliki emisi buang lebih rendah dibanding bensin atau solar sehingga lebih ramah lingkungan. Begitupun dengan hidrogen yang sumber terbesarnya adalah air, ketika teknologi untuk mensintesis hidrogen dari air telah ekonomis, maka hidrogen berpotensi besar menjadi arus utama bahan bakar di masa depan.
Untuk menciptakan dan mengembangkan energi yang baru tentunya tidak boleh hanya sebatas wacana. Tentunya harus ada beberapa langkah konkret yang harus dilakukan baik oleh pemerintah maupun oleh kita sebagai pelaku konsumen energi tersebut. Langkah pemerintah yang bisa dilakukan diantaranya adalah harus menggalakkan program-program pengembangan teknologi yang berhubungan dengan pengelolaan gas alam. Kedua, pemerintah bisa menambahkan program studi yang terkait dengan pengembangan gas alam khususnya di setiap perguruan tinggi. Ketiga, pemerintah harus membuat aturan-aturan yang membatasi penggunaan BBM.
Langkah-langkah dalam pengembangan energi baru tidak semata-mata hanya dilakukan oleh pemerintah saja, kita sebagai warga negara perlu mendukung program tersebut. Langkah yang bisa kita lakukan misalnya memulai pola hidup hemat energi. Hal ini dapat dilakukan dengan cara ketika hendak bepergian, gunakanlah bahan energi dalam hal ini BBM dengan sehemat mungkin. Kemudian pakailah fasilitas umum yang telah disediakan oleh pemerintah guna mengurangi penggunaan energi bahan bakar. Sehingga dapat meminimalisir kerugian atas dampak langkanya BBM ini.
Penulis: Peserta PPSDMS Regional 2 Bandung, Mahasiswa S1 Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Padjadjaran
 
Copyright © 2014 PPSDMS Bandung